Thursday, 13 September 2018

Hukum kelima - Hukum Taurat


  HUKUM V

Keluaran 20:12 - “Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu”.

1. Penekanan hukum V ini adalah bahwa sebagai anak-anak, kita diminta untuk menghormati orang tua kita. Menurut saudara, apa kaitan hukum ini dengan sikap menghormati Tuhan?

Jawab:
Menghormati orang tua bukan karena alasan kebutuhan (masih membutuhkan orang tua) atau bahkan kepentingan (menginginkan warisan), juga bukan sekedar alasan sosial/ budaya, melainkan karena kita menghormati Tuhan Allah. Dengan kata lain tidak menghormati orang tua sama dengan tidak menghormati Tuhan.
Calvin: “sikap tidak hormat kepada orang tua mempunyai akibat ketidakhormatan kepada Allah sendiri, dan seseorang tidak bisa merendahkan / meremehkan orang tuanya tanpa bersalah melakukan pelanggaran terhadap Allah.”
** banyak orang yang membagi 10 hukum Tuhan ini dalam 2 bagian dimana bagian pertama mencakup hukum 1-4, dan bagian kedua mencakup hukum 5-10. Tetapi orang-orang Yahudi membaginya dengan cara yang berbeda, yaitu bagian pertama mencakup hukum 1-5, dan bagian kedua mencakup hukum 6-10. Mengapa demikian, karena orang Yahudi mengkaitkan langsung menghormati orang tua sebagai bagian kewajiban kepada Tuhan.

2. Sikap apa saja yang bisa kita tunjukkan kepada orang tua kita sebagai wujud ketaatan kita kepada hukum V ini?

Jawab:
• Sikap Hormat.

Ini bukan hanya dalam tindakan, tetapi lebih condong pada sikap yang ada dalam hati kita.
• Sikap Taat.
- Ketaatan ini didasari dengan sikap hormat. Seseorang bisa menaati orang tuanya tanpa sikap hati yang menghormati orang tuanya (misalnya taat karena takut atau ada kepentingan atau karena terpaksa) tetapi ini adalah ketaatan yang salah.
- Apakah kita harus menaati orang tua secara mutlak dalam segala hal?
Jawab:
Ketaatan kepada orang tua dibatasi oleh ketaatan kita kepada Tuhan. Artinya ketaatan kita kepada orang tua tidak bersifat mutlak. Kita menaati orang tua sejauh itu tidak bertentangan dengan ketaatan kita kepada Tuhan. Ketika yang diminta orang tua adalah sesuatu yang melawan kehendak Tuhan, maka kita tidak boleh menaatinya. TETAPI perlu diingat, ketika kita tidak menaati orang tua karena alasan tersebut, kita harus tetap menunjukkan sikap hormat kita.
Berikan contoh tidak taat dalam sikap hormat!
Contoh:
Orang tua meminta kita untuk sembahyang leluhur. Karena hal ini bertentangan dengan firman Tuhan, maka kita harus menolaknya, tetapi dengan lembut, sopan dan dengan hati yang tetap menghargainya, bukan dengan kasar, marah-marah, merendahkan, dll. .
• Sikap tahu berterima kasih
Sebutkan contoh-contoh wujud terima kasih kita kepada orang tua!
- Merayakan ulang tahun, membuat atau membeli makanan kesukaannya, mengajaknya rekreasi, dll
- mencakup pemeliharaan terhadap mereka pada saat mereka sudah tua / tidak bisa bekerja. Ini pasti akan ada kalau anak memang mencintai orang tuanya.

Dan hal ini sangat ditekankan oleh Tuhan Yesus. Bacalah Matius 15:4-6.
Calvin: “Point ketiga dari hormat adalah, bahwa anak-anak harus memelihara orang tua mereka, dan siap dan rajin dalam semua kewajiban mereka terhadap orang tua. ... burung bangau menyuplai orang tua mereka ketika mereka telah menjadi lemah dan usang dengan usia tua, dan dengan demikian menjadi pengajar-pengajar kita dalam rasa terima kasih. Karena itu, sikap bar-bar dari mereka yang menggerutu atau mengabaikan untuk meringankan kemiskinan dari orang tua mereka dan membantu kebutuhan mereka, menjadi makin hina dan menjijikkan.”

3. Apa janji Tuhan ketika kita menaati hukum V ini ? Baca juga Ulangan 5:16 dan Efesus 6:1-3

Jawab:
- Keluaran 20:12 - “Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu”.
- Ulangan 5:16 - “Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu DAN BAIK KEADAANMU di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu”.
- Efesus 6:1-3 - “(1) Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. (2) Hormatilah ayahmu dan ibumu - ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: (3) supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi”.

Jadi Tuhan menjanjikan berkat bagi yang menaati hukum V ini yaitu penjang umur dan kebahagiaan
Pertanyaannya adalah apakah yang menaati hukum ini pasti umurnya panjang dan yang tidak menaati pasti umurnya pasti pendek? Bagaimana dengan orang-orang yang menaati hukum ini tetapi berumur pendek atau yang tidak menaati hukum ini tetapi berumur panjang? Apakah Tuhan gagal menepati janjiNya?
Jawabannya adalah tidak demikian. Penjelasannya:
- Janji Tuhan adalah umur panjang dan bahagia. Umur panjang di sini bisa diartikan hidup diperkenan Tuhan atau diberkati Tuhan. Jadi inti janji ini adalah hidup yang diberkati dan berbahagia di hadapan Tuhan. Untuk apa berumur panjang tetapi tidak diberkati Tuhan atau tidak bahagia?

4. Bacalah Keluaran 21:15,17 ; Imamat 20:9 ; Ulangan 21:18-21 dan Amsal 30:17. Menurut saudara seberapa serius hukuman terhadap pelanggaran hukum V ini?

Jawab:
Dalam masa Perjanjian Lama ancaman hukuman terhadap pelanggaran hukum ini sampai pada hukuman mati. Hal ini menekankan betapa serius akibat dari pelanggaran hukum ini. Oleh sebab itu sebagai anak-anak kita harus serius memperhatikan hukum ini. Demikian juga sebagai orang tua, kita harus serius mendidik anak-anak kita memperhatikan hukum ini.

5. Sharingkanlah keberhasilan atau kegagalan saudara dalam menaati hukum ini dan komitmen apa yang saudara ambil setelah belajar hukum ini!

No comments:

Post a Comment