Tuesday, 16 October 2018

Gambaran - Lukisan Damai Sejahtera


Pada suatu hari disebuah kerajaan..
Seorang raja membuat lomba yang membuat para pelukis tersohor dari negeri-negeri pun berdatangan.

"Lomba melukis yang berjudul 'damai sejahtera' , aku beri waktu 3hari. Yg terbaik akan aku beri hadiah" kata sang raja.
3 hari kemudian.. cuma 3 pelukis yg berhasil menyelesaikan gambar mereka dan memberikan pada sang raja.

Lukisan 1 : ada sebuah danau biru yg bening dengan ikan2 yg banyak dan ditengah2 terdapat perahu kecil dan seorang yg sedang bersiul memancing dgn udara sepoi-sepoi dan langit biru yg cerah "Ini lah damai sejahtera" kata pelukis pertama.

Lukisan 2 : ada sebuah gunung yang hijau, udara khas yg sejuk dengan sawah-sawah.. matahari yg cerah, pohon yg rindang.. dan 2 orang sedang duduk dibawah pohon sambil tertawa bahagia. "Inilah damai sejahtera" kata pelukis ke2.

Lukisan 3 : sebuah laut yang luas berwarna hitam krn sedang terjadi badai, ditengah2 ada angin topan, langit yg gelap dengan sambaran petir dimana2. Sebuah batu karang yg diterjang ombak. langit hitam pekat bahkan terlihat abstrak krn warna yg dipakai hanya warna gelap.. tapi, terdapat 1 batu karang yg ada lubang, didalamnya terdapat seekor burung pipit sedang bersiul riang. "Inilah damai sejahtera" kata pelukis ke3.

"Aku setuju dengan lukisan 3" kata Raja.
Damai sejahtera bukanlah dimana kita sedang dalam keadaan atau posisi nyaman2 saja tanpa masalah, itu namanya comfort zone.

Damai sejahtera adalah seseorang yg tetap bisa tersenyum ketika badai masalah datang menerpanya

ilustrasi tentang Damai - kedamaian


ilustrasi kotbah ini dapat anda pakai dalam kotbah anda
Alkisah ada dua orang kakak beradik yang hidup di sebuah desa. Entah
karena apa mereka terjebak ke dalam suatu pertengkaran serius. Dan
ini adalah kali pertama mereka bertengkar demikian hebatnya. Padahal
selama 40 tahun mereka hidup rukun berdampingan. S aling meminjamkan
peralatan pertanian. Dan bahu membahu dalam usaha perdagangan tanpa
mengalami hambatan. Namun kerjasama yang akrab itu kini retak.

Dimulai dari kesalahpahaman yang sepele saja. Kemudian berubah
menjadi perbedaan pendapat yang besar. Dan akhirnya meledak dalam
bentuk caci-maki.
Beberapa minggu sudah berlalu, mereka s aling berdiam diri tak
bertegur-sapa.
Suatu pagi, datanglah seseorang mengetuk pintu rumah sang kakak.
Di depan pintu berdiri seorang pria membawa kotak perkakas tukang
kayu.
Maaf tuan, sebenarnya saya sedang mencari pekerjaan,? kata pria itu
dengan ramah. ?Barangkali tuan berkenan memberikan beberapa pekerjaan
untuk saya selesaikan.?
Oh ya !? jawab sang kakak.
Saya punya sebuah pekerjaan untukmu.?
Kau lihat ladang pertanian di seberang sungai sana . Itu adalah rumah
tetanggaku, ah sebetulnya ia adalah adikku.

Minggu lalu ia mengeruk bendungan dengan bulldozer lalu mengalirkan
Airnya ke tengah padang rumput itu sehingga menjadi sungai yang
Memisahkan tanah kami.
Hmm, barangkali ia melakukan itu untuk mengejekku, Tapi aku akan
membalasnya lebih setimpal. Di situ ada gundukan kayu. Aku ingin kau
membuat pagar setinggi 10 meter untukku
Sehingga aku tidak perlu lagi melihat rumahnya. Pokoknya, aku ingin
melupakannya.
Kata tukang kayu, Saya mengerti. Belikan saya paku dan peralatan.
Akan saya kerjakan sesuatu yang bisa membuat tuan merasa senang.?
Kemudian sang kakak pergi ke kota untuk berbelanja berbagai Kebutuhan
dan menyiapkannya untuk si tukang kayu.

Setelah itu ia meninggalkan tukang kayu bekerja sendirian. Sepanjang
hari tukang kayu bekerja keras, mengukur, menggergaji dan memaku. Di
sore hari, ketika sang kakak petani itu kembali, tukang kayu itu baru
Saja menyelesaikan pekerjaannya. Betapa terbelalaknya ia begitu
melihat hasil pekerjaan tukang kayu itu. Sama sekali tidak ada pagar
kayu sebagaimana yang dimintanya.

Namun, yang ada adalah jembatan melintasi sungai yang menghubungkan ladang pertaniannya dengan ladang Pertanian adiknya.
Jembatan itu begitu indah dengan undak-undakan yang tertata rapi.

Dari seberang sana, terlihat sang adik bergegas berjalan menaiki
Jembatan itu dengan kedua tangannya terbuka lebar.
Kakakku, kau sungguh baik hati mau membuatkan jembatan ini. Padahal
sikap dan ucapanku telah menyakiti hatimu. Maafkan aku? kata sang
adik pada kakaknya.
Dua bersaudara itu pun bertemu di tengah-tengah jembatan, S aling
berjabat tangan dan berpelukan. Melihat itu, tukang kayu pun
membenahi perkakasnya dan bersiap-siap untuk pergi.
Hai, jangan pergi dulu. Tinggallah beberapa hari lagi. Kami
mempunyai banyak pekerjaan untukmu,pinta sang kakak.

Sesungguhnya saya ingin sekali tinggal di sini,? kata tukang kayu,
tapi masih banyak jembatan lain yang harus saya selesaikan.?

TUHAN SELALU INGIN KITA BERSAMA DALAM DAMAI SEJAHTERA
TUHAN SELALU INGIN MEMPERSATUKAN HATI KITA
TUHAN SELALU INGIN KITA MENGASIHI SESAMA KITA, SAUDARA KITA.
KARENA TUHAN ADALAH SAHABAT SETIA, PENOLONG KITA.
PERCAYALAH BAHWA TUHAN SELALU INGAT PADA KITA MANUSIA

Sadarkah kita bahwa ;
Kita dilahirkan dengan dua mata di depan, karena seharusnya kita
melihat yang ada di depan?

Kita lahir dengan dua telinga, satu kiri dan satu di kanan sehingga
kita dapat mendengar dari dua sisi dan dua arah. Menangkap pujian
maupun kritikan, Dan mendengar mana yang salah dan mana yang benar.

Kita dilahirkan dengan otak tersembunyi di kepala, sehingga
bagaimanapun miskinnya kita, kita tetap kaya. Karena tak seorang pun
dapat mencuri isi otak kita. Yang lebih berharga dari segala permata
yang ada.

Kita dilahirkan dengan dua mata, dua telinga, namun cukup dengan satu
mulut.
Karena mulut tadi adalah senjata yang tajam , Yang dapat melukai,
memfitnah, bahkan membunuh. Lebih baik sedikit bicara, tapi banyak
mendengar dan melihat.

Kita dilahirkan dengan satu hati, yang mengingatkan kita. Untuk
menghargai dan memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati.

Belajar untuk mencintai dan menikmati untuk dicintai, tetapi Jangan pernah mengharapkan orang lain mencintai anda dengan cara dan sebanyak yang sudah anda berikan.

Berikanlah cinta tanpa mengharapkan balasan, maka anda akan menemukan bahwa hidup ini terasa menjadi lebih indah.

Monday, 15 October 2018

RENUNGAN UNTUK YANG MAU NIKAH



·         Jika landasan pernikahan adalah karena SEX, maka pasangan rajin bertengkar jika pelayanan di kamar tidur tidak memuaskan.
·         Jika landasan pernikahan adalah karena HARTA, maka pasangan bakal bubar jika bangkrut.
·         Jika landasan pernikahan adalah karena TUBUH, pasangan bakal lari jika rambut beruban dan muka keriput atau badan jadi gendut.
·         Jika landasan pernikahan adalah karena ANAK, maka pasangan akan cari alasan untuk pergi jika buah hati (anak) tidak hadir.
·         Jika landasan pernikahan adalah karena KEPRIBADIAN, pasangan akan lari jika orang berubah tingkah lakunya.
·         Jika landasan pernikahan adalah karena CINTA, hati manusia itu tidak tetap dan mudah terpikat pada hal-hal yang lebih baik, lagi pula manusia yang dicintai pasti MATI.
·         Jika landasan pernikahan adalah karena IBADAH kepada Allah,
sesungguhnya Allah itu KEKAL dan MAHA PEMBERI HIDUP kepada makhluknya.
Allah mencintai hambanya melebihi seorang ibu mencintai bayinya.
Maka tak ada alasan apapun di dunia yang dapat meretakkan rumah tangga kecuali jika pasangan mengkhianati.
TUHAN YESUS Mengasihimu

Tuesday, 2 October 2018

10 Macam Sikap Hidup Bijak :



1.     JANGAN KUATIR
Kekuatiran adalah penyebab aktivitas & pikiran kita tak produktif.
Berdoalah & minta pertolonganNYA diwaktu bimbang,
agar kuatir kita dirubahNYA menjadi kekuatan.

2.    HILANGKAN KETAKUTAN
Jgn biarkan ketakutan menghambat langkah kita.
Sertakan TUHAN dalam setiap langkah & perbuatan kita,
niscaya takkan ada rasa takut & kita akan dibuatnya berhasil.

3.    JANGAN MENYIMPAN DENDAM
Dendam akan membawa kita kepada kehancuran!!
Milikilah jiwa damai dgn siapapun.

4.    SELESAIKAN SETIAP MASALAH SATU PER SATU
Hanya inilah cara menangani setiap persoalan,satu demi satu..
Kalo diselesaikan dalam waktu bersamaan, akan menimbulkan. masalah baru bahkan lebih rumit dari masalah sebelumnya!!

5.    SMUA MASALAH TAK PERLU DIBAWA TIDUR
Hal tsb buruk & tak sehat bagi kesehatan jasmani rohani kita.
Biasakan tidur dgn nyaman!!
Srahkan smua masalah kita padaNYA,
biarkan TUHAN yg memberi jalan keluarnya.

6.    JANGAN MENCAMPURI MASALAH ATAU URUSAN ORANG LAIN
Ketahuilah...
setiap masalah pasti ada jalan keluar,
jgn merepotkan diri mencampurin urusan orang lain,
kecuali kalo mereka meminta bantuan,
baru kita bantu cari jalan keluar masalah tsb.

7.    JANGAN HIDUP DGN KENANGAN DI MASA LALU
Nikmati masa lalu sebagai kenangan,
namun jangan tergantung pada masa lalu.
Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini,
sbab perbuatan kita saat inilah,
yg menentukan masa depan kita!!

8.    JADILAH PENDENGAR YG BAIK
Hanya saat menjadi pendengar,
Kita mendapatkan & belajar
ide-ide baru berbeda dari orang lain.

9.    JANGAN BIARKAN FRUSTASI MERUSAK & MENGATUR HIDUPMU
Bangkitlah dari frustasi & kegagalan !!
Jadikan frustasi & kegagalan itu adalah awal yg baik u/ berhasil & sukses dimasa mendatang.

10.   HITUNG ANUGERAHNYA
Jgn pernah melupakan anugerah TUHAN yg kita terima sekecil apapun.