Monday, 24 September 2018
Secangkir kopi
Jika Anda memegang secangkir kopi, tiba-tiba ada yang lewat dan menabrakmu atau tidak sengaja menyentuh lenganmu, dan hal itu membuatmu menumpahkan kopi dimana-mana.
Pertanyaan:
Kenapa Anda menumpahkan kopi?
Jawaban:
Tentu saja karena ada yang menabrakku.
Jawaban itu : SALAH.
Anda menumpahkan kopi karena cangkirmu berisi kopi.
Seandainya cangkirmu berisi teh, maka Anda akan menumpahkan teh.
Apapun yang ada di dalam cangkir, itulah yang akan tumpah keluar.
Cangkir itu ibarat pikiran.
Ketika keadaan tidak baik datang menabrakmu dan mengguncangmu, apapun yang ada di dalam pikiranmulah yang akan keluar.
Pertanyaannya sekarang:
Apakah yang ada di dalam cangkirmu?
Ketika ada sesuatu yang mengguncang hidupmu, apa yang akan kamu tumpahkan?
Kasih, Sukacita, Damai sejahtera, Kesabaran, Kemurahan, Kebaikan, Kesetiaan, Kelemahlembutan, Penguasaan diri, atau Kemarahan, Kepahitan, Makian bahkan Kutukan yang keluar dari pikiran dan mulutmu.
Kamu sendiri yang tentukan.
Isilah cangkirmu dengan Cinta Kasih.
Ketika sesuatu yang tidak baik menabrak dan mengguncangmu maka Cinta Kasih yang akan tumpah keluar dari pikiranmu.
Jadilah pribadi yang dipenuhi Cinta Kasih.
Bukan lagi pribadi yang selalu menyalahkan orang lain atau faktor lain yang tidak baik.
Tapi perbaiki apa yang seharusnya ada di dalammu.
Ingatlah apapun yang mengguncangmu bukan faktor dari luar yang menentukan hari-harimu tapi responmu dan reaksimulah yang menentukan.
Sunday, 16 September 2018
Ikhlas
Apakah Engkau pernah bingung dengan apa yang Engkau
lakukan ?
Engkau sudah berbuat baik tetapi orang lain memberikan respon yang tidak baik.
seperti cerita orang tua, anak dan keledai. Sehingga apapun yang Engkau lakukan pasti ada yang komentar jelek.
Engkau sudah berbuat baik tetapi orang lain memberikan respon yang tidak baik.
seperti cerita orang tua, anak dan keledai. Sehingga apapun yang Engkau lakukan pasti ada yang komentar jelek.
Dengan kondisi ini tentu membuat Engkau tidak nyaman.
Merasa serba salah dan akhirnya merasa masa bodo.
Merasa serba salah dan akhirnya merasa masa bodo.
Ikhlaskanlah sahabat
Ikhlas adalah melakukan amal,
baik perkataan maupun perbuatan...
ditujukan untuk Allah semata.
baik perkataan maupun perbuatan...
ditujukan untuk Allah semata.
Ikhlas berarti Engkau tidak memanggil siapa pun...
selain Allah yang maha agung untuk menjadi saksi atas perbuatanmu.
Ikhlas membuat hidup ini
menjadi indah, ringan, dan bermakna.
Ikhlas akan membuat jiwa tenang
Tidak dibelenggu pengharapan akan pujian dan penghargaan.
Tidak takut akan celaan dan cemoohan.
menjadi indah, ringan, dan bermakna.
Ikhlas akan membuat jiwa tenang
Tidak dibelenggu pengharapan akan pujian dan penghargaan.
Tidak takut akan celaan dan cemoohan.
" Ibu Theressa pernah mengatakan
bait-bait kata-kata hikmah "
bait-bait kata-kata hikmah "
It Always between You and God
Bila engkau baik…
Orang mungkin akan menuduhmu
menyembunyikan motif egoismu.
Biar begitu, tetaplah bersikap baik.
Orang mungkin akan menuduhmu
menyembunyikan motif egoismu.
Biar begitu, tetaplah bersikap baik.
Bila engkau jujur dan berterus terang...
Orang mungkin akan menipumu.
Biar begitu, tetaplah berbuat jujur dan berterus terang.
Orang mungkin akan menipumu.
Biar begitu, tetaplah berbuat jujur dan berterus terang.
Bila engkau sukses...
Mungkin engkau akan mendapat teman-teman palsu dan musuh-musuh sejati.
Biar begitu, tetaplah meraih sukses.
Mungkin engkau akan mendapat teman-teman palsu dan musuh-musuh sejati.
Biar begitu, tetaplah meraih sukses.
Apa yang engkau bangun selama bertahun-tahun...
Mungkin akan dihancurkan oleh seseorang dalam semalam.
Biar begitu, tetaplah membangun.
Mungkin akan dihancurkan oleh seseorang dalam semalam.
Biar begitu, tetaplah membangun.
Bila engkau menemukan ketenangan dan kebahagiaan,
Orang mungkin akan iri hati dan dengki.
Biar begitu, tetaplah berbahagia dan temukan kedamaian hati.
Orang mungkin akan iri hati dan dengki.
Biar begitu, tetaplah berbahagia dan temukan kedamaian hati.
Kebaikan yang engkau lakukan hari ini...
Mungkin akan dilupakan orang keesokan harinya.
Biar begitu, tetaplah lakukan kebaikan.
Mungkin akan dilupakan orang keesokan harinya.
Biar begitu, tetaplah lakukan kebaikan.
Berikan pada dunia milikmu yang terbaik...
Dan mungkin itu tak akan pernah cukup.
Biar begitu, tetaplah berikan pada dunia milikmu yang terbaik.
Ketahuilah...Dan mungkin itu tak akan pernah cukup.
Biar begitu, tetaplah berikan pada dunia milikmu yang terbaik.
Pada akhirnya..
Semua ini adalah masalah antara engkau dengan Tuhanmu.
Bukan antara engkau dengan mereka.
from - christian fery
Thursday, 13 September 2018
Ruang Renungku - Martir Pertama
Jika karena kebenaran engkau mesti berhadapan dengan pengadilan dunia...
Jika karena mulutmu tak dapat diam menyaksikan kefasikkan, dan karena itu engkau dibungkamkan...
Jika perlawanan terakhirmu adalah memekikkan kemuliaanNya dan karena itu engkau dirajam...
Sehebat apapun kefasikan bersorak dengan angkuh... sesungguhnya walau sorga diam dalam kebisuan menyaksikan deritamu...
Pribadi Besar itu tetap berdiri di samping kanan Sang Ilahi, menyambutmu sebagai pemenang.
Sebab dalam heningnya sorga, dan diamnya Sang Maha Kuasa, Dia tetap tak kuasa menahan airmata Suci itu menetes dari tatapan kudusNya menyaksikan martir pertama meregang nyawa karena iman pada Tuhan-nya.
Kisah perjuangan "sang Mahkota" (Yun: Stephanos), yang oleh dunia dipandang kalah, namun sesungguhnya MENANG dalam banyak medan juang:
- Menang dari keinginan berdiam di zona nyaman;
- Menang dari godaan untuk bertanya "mengapa derita yang ditelan saat mengucap kebenaran" ;
- Menang dari pilihan: "Tetap hidup dalam kefasikan" atau "Rela mati demi kebenaran dan kekudusan"
Kiranya aku dapat berkaca dari kisahmu, Stefanus...
#RuangRenungku
Kisah Rasul 7:54-60 -from Pdt Nyoman Djepun
Subscribe to:
Posts (Atom)