HUKUM 7
JANGAN
BERZINAH (KELUARAN 20:14)
1.
Menurut saudara, apa saja yang tergolong dalam dosa perzinahan?
Jawab:
• Semua hubungan seksual yang dilakukan bukan
dengan pasangan yang sah: pelacuran,perselingkuhan, seks pranikah
• Semua jenis penyimpangan seksual: homoseks, seks
dengan binatang, seks dengan mayat, dll
• Pernikahan dengan seseorang yang bercerai secara
tidak sah yaitu bercerai bukan karena alasan perzinahan pasangannya
- Matius 19:9 - “Tetapi Aku berkata kepadamu:
Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan
perempuan lain, ia berbuat zinah.’”.
-
Matius 5:32 - “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan
isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa
yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah”.
Contoh
Kasus:
seorang
suami menceraikan isterinya bukan karena istrinya berzinah, melainkan karena
alasan ketidakcocokan. Maka dalam kasus ini, jika suami menikah kembali maka
pernikahannya yang kedua itu adalah perzinahan. Demikian juga dengan sang
istri, jika ia dinikahi orang lain, maka pernikahannya itu juga sebuah
perzinahan.
•
Perzinahan dalam hati
Matius
5:28 - “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan
serta menginginkannya (dengan penuh nafsu), sudah berzinah dengan dia di dalam
hatinya”.
**
perzinahan dalam hati ini bisa terjadi baik dalam dunia nyata maupun dunia
maya, yaitu dalam bentuk pornografi.
2.
Di dalam
dunia yang makin rusak ini, dosa perzinahan (termasuk pornografi di dalamnya)
dianggap sebagai dosa yang biasa, tidak lagi tabu. Banyak orang tidak takut
melakukannya karena sudah demikian banyak orang yang melakukannya. Bagaimana
seharusnya kita memandang dosa ini?
Jawab:
I
Korintus 6:9-10 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil
tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang
cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri,
orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam
Kerajaan Allah.
Standar
kita adalah firman Tuhan bukan kata orang banyak. Dan jelas sekali bahwa
Alkitab memandang dosa ini sebagai pelanggaran yang serius. Jadi tidak peduli
bagaimana orang banyak memandangnya, kita tidak boleh main-main dengan dosa
ini.
Pertanyaan
Aplikatif
3.
Secara pribadi, apa yang harus kita jaga dalam diri kita agar tidak jatuh
kedalam pelanggaran hukum ini?
Jawab:
•
Kita harus menjaga mata
Ayub
31:1 "Aku telah menetapkan syarat bagi mataku, masakan aku memperhatikan
anak dara?
Bisa
dikatakan bahwa hampir semua perzinahan terjadi melibatkan mata, maka kita
harus berkomitmen tidak menggunakan mata kita melihat atau membaca sesuatu yang
tidak berkenan kepada Tuhan.
•
Kita harus menjaga mulut
Efesus
5:3-4 Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut
sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.
Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono - karena
hal-hal ini tidak pantas - tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.
Banyak
orang yang menggunakan mulutnya untuk menceritakan hal-hal yang bersifat cabul,
biasanya untuk bercanda, dll. Ini juga termasuk mengirimkan gambar-gambar atau
cerita lucu yang bersifat cabul di media sosial. Kita harus menghindari semua
itu.
•
Kita harus menjaga pikiran
Filipi
4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua
yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua
yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
Kita
harus memastikan bahwa apa yang kita pikirkan itu bukan sesuatu yang najis.
Kita harus waspada dalam waktu-waktu luang kita, dimana jika kita tidak
hati-hati, dalam waktu luang itu kita bisa saja memikirkan sesuatu yang dosa
yang akhirnya membawa kepada perzinahan.
•
Kita harus menjaga hati
Amsal
4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar
kehidupan.
Kita
harus menjaga hati kita dengan hati yang takut akan Tuhan. Menyadari bahwa
Tuhan itu Mahatahu. Pengertian ini penting karena seringkali dosa perzinahan
dilakukan dengan sembunyi-sembunyi, padahal bagaimanapun juga Tuhan yang Maha
Suci mengetahuinya.
4.
Sebagai pasangan, apa yang harus kita jaga agar kita tidak rawan jatuh dalam
dosa perzinahan?
Jawab:
•
Kita harus menjaga keharmonisan rumah tangga
Kasus
perzinahan rawan terjadi ketika rumah tangga tidak harmonis: pertengkaran yang
hebat, luka hati yang dalam, masalah atau konflik yang tidak terselesaikan,
dll. Maka penting bagi pasangan untuk saling aktif dalam memberikan sumbangsih
keharmonisan rumah tangga.
•
Masing-masing harus memenuhi kebutuhan cinta kasih pasangannya
Bisa
jadi bahwa kasus perzinahan terjadi bukan karena adanya pertengkjaranyang
hebat, tetapi karena kurangnya cinta kasih dalam rumah tangga. Oleh sebab itu
penting bagi masing-masing aktif menyatakan cinta kasihnya kepada pasangannya.
5.
Sebagai orang tua, apa yang harus kita lakukan untuk menjaga agar anak-anak
kita tidak jatuh ke dalam dosa ini?
Jawab:
• Mengajarkan firman Tuhan agar mereka menjadi
anak yang takut akan Tuhan. Dalam hal ini kita bisa memakai “MEZBAH KELUARGA”
• Mengontrol, mengawasi, membatasi penggunaan
internet melalui komputer, gadget atau smartphone
•
Mengarahkan anak-anak yang mulai masuk masa pacaran agar mereka sungguh-sungguh
menjaga kekudusan hidup.
6.
Apakah saat ini ada di antara kita yang masih melakukan dosa ini, apakah itu
berupa perzinahan dalam hati, pornografi, bahkan perzinahan fisik? Kalau ada
maukah saudara bertobat, minta ampun kepada Tuhan dan meninggalkan dosa ini?
No comments:
Post a Comment