Tuesday, 23 June 2015

Berhargakah kita ??


Seorang Pendeta dengan pakaian dekil datang memohon sumbangan ke rumah seorang saudagar kaya.
Saudagar kaya itu merasa sebal dengan penampilan si pendeta dan mengusirnya pergi dengan kata-kata kasar.

Beberapa hari kemudian seorang pendeta datang dengan jubah yang mewah dan berkilauan, memohon sedekah ke saudagar kaya tersebut.
Si saudagar kaya segera menyuruh anak buahnya untuk menyiapkan makanan mewah untuk pendeta tsb.
Lalu ia mengajak pendeta untuk menikmati makanannya.
Namun Pendeta tsb menanggalkan jubahnya yang mewah, melipatnya dengan rapi dan meletakkannya di atas kursi meja makan.
Katanya, 'kemarin aku datang dengan pakaian usang dan anda mengusirku. Hari ini aku datang dengan pakaian mewah, dan anda menjamuku. Tentunya makanan ini bukan untukku tapi untuk jubah ini'. Setelah berkata demikian Pendeta tsb berlalu meninggalkan si saudagar yang kaget.

Kalau ternyata bukan diri kita, melainkan pakaian kita yang dihormati, mengapa kita mesti senang...???
Dan kalau ternyata bukan diri kita, melainkan apa yg kita pakai yg dihina , mengapa aku mesti sedih...??"
Memang manusia, lebih sering menghormati yang melekat pada diri orang, seperti - apa yg dipakai atau - pakaian yg dipakai atau - kekayaan atau - jabatan seseorang, BUKAN PRIBADI keberadaan orang itu sendiri.
Maka...Jika engkau dihormati orang, jangan bangga diri...
Dan jika engkau tidak dihormati, jangan kecewa & bersedih diri,
sebab.... Engkau tetap berharga.dimata Tuhan Yesus.

Pandanglah pada Tuhan Yesus.... Gbu

No comments:

Post a Comment