Friday, 17 May 2024

gimana yaaa cara usir bosan sedih n sepi

Pasangan suami istri seperti apa yang kamu punya

Apakah tiap hari diisi dengan pertengkaran ? atau dengan keharmonisan? Atau dengan diam-diaman .. waaahh ini sangat aneh

Mengapakah seseorang memilih untuk menikah ? bukankah karena ingin menjalani hidup bersama dengan pasangan yang dipilihnya itu  selama sisa hidupnya? Atau menikah hanya iseng?

Fenomena belakangan ini memang cukup aneh, berita tentang perceraian ada dimana-mana. Mengapa menikah, n mengapa bercerai. Sepertinya ini adalah hal biasa saja.

Bagiku or bagi mu, silakan jalani saja ..

Sebenernya dari dalam lubuk hati kita, pasti ada hal yang kita sadari. Bahwa hidup ini hanya sementara. Betul atau betul.. :D  ketika kita berjalan melewati hari-hari kita ,, sepertinya itu semua begitu cepat sekali berlalu ketika semua hal itu sangat menyenangkan. Begitu pun sebaliknya, ketika semua hal itu begitu berat, begitu sedih, atau bahkan sepi,, waktu yang kita lewati itu seperti sangaattt panjanggg... dan sangaattt lamaaa...

Coba kita bertanya pada jam dinding yang lagi berdetak di situ.. apakah waktu kadang menjadi sangat cepat ataukah waktu ini sangat lambat?? Semua pasti tahu jawabannya.. waktu ini stabil, tidak pernah lebih cepat ataupun jadi lebih lambat. Semua yang kita rasakan tadi, itu hanya karna suasana hati kita saja. Makanya waktu jadi seperti melambat, dan seperti lebih cepat dari biasanya.

Nah ketika waktu terasa begitu cepat berlalu, coba nikmati saja. Nikmatilah dan bersyukurlah.. nikmati hari ini ,, lihatlah dan dengarlah ,, perhatikanlah ,, indah nya hidup ini . bersyukurlah, karena ada waktu bisa menikmati.

Bagaimana dengan wkatu yang terasa sangattt lama, ini tentu saja karena kita merasa berbeban, mungkin bosan, atau sakit atau sepi. Saat tertentu pun saya kadang merasa sangaatt sepi.. jadi ingat lagu dewa “di tengah keramaian aku masih merasa sepi”..  seperti ini, hati sepi itu kenapa.. mungkin kita kehilangan orang yang kita cintai, mungkin kita kehilangan sahabat /pacar /pasangan /ortu /anak /dll deh yang pokoknya orang itu sangat berarti buat kita. Tapi sepi juga bisa karena lingkungan sekeliling kita yang mungkin memang mau mengucilkan kita. Ntah apa yang kita lakukan salah, sehingga sepertinya orang-orang memusuhi kita.

Ok kita coba lihat satu-satu.  Pertama nya : Rasa bosan.  Bosan mungkin karena yang kita lakukan terlalu monoton. Itu-itu aja ,, kita akhirnya nda merasa greget lagi /senang lagi. Nah ku rasa ini solusinya adalah kita butuh refreshing /healing-healing .. mungkin yang sibuk kerja, coba ambil cuti seminggu jalan-jalan kemana yang minim budget supaya nda stres n bisa menikmati hari-hari liburannya tanpa mikir dari mana uangnya untuk liburan ini.

Nah gimana ide itu... kereen abis toh..

Tapi misalnya kalau balik ke rutinitas harian tapi masih merasa bosan lagi.gimana dunk ..  ini saya rasa masih ada solusinya juga, coba sempatkan waktu dalam rutinitas ini dengan isi kegiatan yang berbeda dari biasa nya. Misalnya biasa kerja sepi tanpa musik, nah coba sambil dengarin musik /radio sambil bekerja. Atau biasanya kerja duduk terus di depan komputer, coba diganti kerja nya duduk di depan komputer tapi ada sesuatu juga di depan komputer, mungkin itu aquarium mini, jd menarik di lihat matamu. Atau mungkin itu mainan kecil ditaruh di sisi komputermu. Ya coba pikirkan sesuatu yg menarik perhatian kita ketika kita masih kecil, nah coba dikerjakan lagi. Mungkin ini bisa sedikit membantu mengatasi rasa bosan tadi.

Berikutnya rasa sakit, ehm,, sakitnya tuh di sini ... owh.. aku yang rasa, kamu seh nda ngerasain apa yang aku rasain sekarang. Itu deh yang kita pikirkan klo ttg rasa ini. Mungkin agak susah untuk menerima saran/nasehat apa pun dari orang laen. Kecuali dengan orang laen yang pernah merasakan hal yang sama. Istilahnya itu senasib sepenanggungan. Gitu deh.. nah dalam hal ini, coba cari teman buat curhat (teman yang lebih dewasa rohani, n karakternya -> supaya nda salah dapat masukan), atau coba cari obat dari rasa sakit mu itu. Mungkin obat itu pahit, jarang ku rasa obat yang manis :D .. kebanyakan memang pahit. Tapi obat itu walaupun pahit, ujungnya manis, karena bisa mengobati rasa sakit itu. Kalau sakit hati, obatnya ya mengampuni. Kalau sakit jiwa, obatnya apa yaa...  ehh pernah dengar nda ini “ hati yang gembira itu obat yang manjur”  nah cobalah bergembira, bersenang-senang, bersukacita .. dengan hati yang gembira, ada sukacita itu mengalir dari hati ke jiwa.. ke dalam seluruh raga kita, maka akan ada semangat yang baru. Untuk mengatasi rasa sakit itu.

 

Trus rasa sepi .. sunyi sepi sendiri, sejak kau tinggal pergi.. ini cuplikan lagu lama banget, tp masih bs ku nyanyiin deh.. kalau sepi, harusnya bisa diatasi dengan kita belajar menerima diri kita sendiri apa adanya.. mungkin kita minder dengan keberadaan kita, mungkin kita bukan orang yang punya segalanya, jangan minder, karena minder itu membuat kita membatasi diri kita sehingga kita merasa sepi. Tapi juga jangan terlalu over,, karena segala yang over atau berlebihan itu loh nda bagus. Jadi gimana donk,, ya biasa aja .. sadarilah diri kita ini istimewa di mata Tuhan pencipta kita. Trus abis itu gimana lagi yaa.. ya ,, kita bisa mulai mencoba tersenyum pada diri kita, dan pada orang laen yang kita jumpai hari ini. Mulai pagi kita ketemu papa mama ,, senyum lah pada mereka, sapa mereka. Trus ketemu pembantu di rumah, senyumlah pada dia, sapa juga dengan ramah. Nah ,, coba bersikap ramah pada siapapun yang kita temui hari itu. Dan coba lihat lagi ,, apa hasilnya...

No comments:

Post a Comment