Monday, 14 December 2015
Cinta Kasih Sayang ( kidung agung 8 )
Membayangkan kasih (1-2). Apabila Anda mencintai seseorang, Anda memikirkan orang itu dan membayangkan segala macam pengalaman indah bersamanya. Namun, kasih sejati tidak hanya bisa tinggal di dalam pikiran: kasih sejati harus diwujudnyatakan dalam hidup. Kasih yang imajiner bagi Kristus itu fatal bagi kehidupan Kristen yang vital.
Mengalami kasih (3-5). Kasih Anda bagi-Nya harus merupakan pengalaman yang hidup dan bertumbuh, bukan sesuatu yang Anda buat-buat sendiri. Anda dapat bersekutu dengan-Nya dalam ibadah pribadi, bersandar kepada-Nya di tengah hutan belantara, dan menikmati-Nya di ladang. Di mana pun juga, Dia menunggu kasih sayang Anda.
Menghargai kasih (6-7). Salomo memakai tiga gambar untuk melukiskan kasih sejati. Meterai berbicara tentang kepemilikan, dua kekasih yang saling memiliki sampai dipisahkan oleh maut. Inilah keabadian cinta. Api mengingatkan kita pada kekuatan cinta— tak ada yang dapat memadamkannya. Dan kekayaan melukiskan berharganya kasih.
Melindungi kasih (8-11). Gambar di sini berbicara tentang keluarga, yang melindungi anak gadisnya yang masih belia sampai ia cukup dewasa untuk menikah. Jika ia adalah "pintu" (terbuka bagi setiap orang), ia harus dilindungi, tetapi jika ia “tembok”, ia memiliki integritas untuk melindungi dirinya sendiri.
Mendengarkan kasih (12-14). Sang Juru Selamat mendengarkan suara Anda (13; 2:14), dan Anda harus mendengarkan suara-Nya (2:8; 5:2). Dia akan berbicara kepada Anda melalui Firman-Nya dan melalui Roh Kudus-Nya, jadi simaklah baik-baik.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment